Referensi
Buku Rujukan
- Aksan, Hermawan. (2011). Proses Kreatif Menulis Cerpen. Bandung: Nuansa.
- Aminuddin. (2010). Pengantar Apresiasi Karya Sastra. Bandung; Sinar Baru Algendindo.
- Anton Kurnia. (2021). Menulis Dengan Cinta: Pengantar Belajar Menulis Kreatif. Tanggerang: PT Bentara Aksara Cahaya.
- Bentley, K. (2010). The TKT Course CLIL Module.Cambridge:CUP. Carol, Cox. (1996). Teaching Language Art: A Student and Response Centered Classroom, Second Edition. USA: California State University, Long Beach.
- Coyle, Do; Hood, Philip; Marsh, David. 2010. C.L.I.L. Content and Language Integrated Learning. Cambridge: Cambridge University Press.
- Davis, T. F., Womack, K. (2002). Transitions Formalist Criticism and Reader-Response Theory. England: Palgrave Macmillan.
- Fedderman, M., Moller, J., Baumert, J. (2021) Effects of CLIL on second language learning: Disentangling selection, preparation, and CLIL-effects. Elsevier. 1-12. .
- Hasanuddin. (1992). Prosedur Analisis Fiksi. Padang: IKIP Padang Press.
- Heinick et. al. (1996). Instructional Media and Technologies for Learning. New York: McMillan.
- Heru, K & Sutardi. (2012). Penulisan Sastra Kreatif. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
- Hidayati, P. (2009). Teori Apresiasi Prosa Fiksi. Bandung: Prisma Press Prodaktama.
- Ideris, H. 2013. Pintar Menulis Cerpen dalam Sepekan. Banjarmasin: Dreamedia.
- Kevin Mc Dermott. (2015). Towards a Pedagogy of Short Story Writing. 49:2, DOI: 10.1111/eie.12062.
- Kleden. (1998). Fakta dan Fiksi tentang Fakta dan Fiksi: Imajinasi dalam Sastra dan Ilmu Sosial. Kalam, edisi 11. Jakarta: Institut Studi Arus Informasi
- Knapp, Peter & Watkins. (2005). Genre, Text, Grammar. Technologies For Teaching and Assessing Writing. Australia: University of New South Wales Press.
- Komaidi, D. (2011). Panduan Lengkap Menulis Kreatif. Yogyakarta: Sabda Media.
- Kosasih, E. (2021). Pengembangan Bahan Ajar. Bandung: Bumi Aksara.
- Kosasih, E. (2012). Dasar-dasar Keterampilan Bersastra. Bandung: Yrama Widya.
- Kusmiatun, A. (2016). Mengenal BIPA dan Pembelajarannya. Yogyakarta: K Media.
- Laksana, A. S. (2006). Creative Writing. Jakarta: Media Kita. .
- Muhardi dan Muhardi dan Hasanuddin Ws. (1992). Prosedur Analiss Fiksi. Padang: Ikip.
- Momang, H. D. (2018). Content Language Integrated Learning Dan Implementasinya Dalam Pembelajaran BIPA. Prolitera, 1(2): 131-140.
- Mulyana, Y. (2000). Keefektifan Model Mengajar Respons Pembaca dalam Pengajaran Pengkajian Puisi. Bandung: Program Pascasarjana UPI Bandung. (Disertasi).
- Rampan, K. L. (2009). Apresiasi Cerpen Indonesia Mutakhir. Jakarta: Bukupop.
- Roekhan. 1991. Menulis Kreatif. Malang: Yayasan Asih Asah Asuh (Y A 3) Malang.
- Rowntree. (1994). Teaching Through Self-Instruction How To Develop Open Learning Materials. New York: Nicholas Publishing.
- Rosenbalt, Louise M. 1983. Literature as Exploration. New York: The Modern Language Association of America.
- Sayuti. S. (2000). Berkenalan dengan Prosa Fiksi. Yogyakarta: Gama Media.
- Sirait, dkk. Pedoman Karang-Mengarang. (1985). Jakarta : depdikbud.
- Siroj, M.B & Wijayanti, Y. (2020). Written Language Error Analysis in Level 2B BIPA Students of Wisma Bahasa Yogyakarta. Dalam Intenatioan Journal of Linguistics, Literature and Translation 3(3): 169-173.
- Siswanto, Wahyudi. (2014). Cara Menulis Cerita. Malang: Aditya Media Publisihing
- Stanton, Robert. (2007). Teori Fiksi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
- Sumardjo, J. (2007). Catatan Kecil Tentang Menulis Cerpen. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
- Suyitno, I. (2015). Analisis Wacana Budaya: Refleksi Budaya Etnik Dalam Kosakata Wacana. Malang: Universitas Negeri Malang.
- Sumiyadi. (2021). Kesusastraan Indonesia: Teori, Pengkajian, dan Model Pemmbelajaran. Bandung: UPI Press.
- Sumiyadi dan Memen Durachman. (2014). Sanggar Sastra: Pengalaman Artistik dan Estetik Sastra. Bandung: Alfabeta.
- Tarigan, Henry Guntur. (2008). Menulis Sebagai Sesuatu Keterampilan Berbahasa. Bandung: Angkasa Bandung.
- Tomlinson. (2001). Developing Materials For Language Teaching. London: Bloomsbury.
- Trianto. (2013). Mendesain Model Pembelajaran Inovatif-Progresif: Konsep, Landasan, dan Implementasinya Pada Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
- Tyson, Lois. 2006. Critical theory today: A user-friendly guide, 2nd Edition. Routledge: Newyork, London
- Ulumuddin, (2014). Bahan Ajar Bahasa Indonesia Ranah Sosial Budaya Bagi Penutur Asing (BIPA). Jurnal Sasindo 2(1) 15-35
- Wiyatmi. 2006. Pengantar Kajian Sastra. Yogyakarta: Pustaka.
- Yoyo Mulyana. (2000). Keefektifan Model Mengajar Respons Pembaca Dalam Pengajaran Pengkajian Puisi : Studi Eksperimen Pada Mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia FPBS IKIP Bandung. S3 disertasi, Universitas Pendidikan Indonesia.
- Zarobe, Yolanda Ruiz de & Catalán, Rosa María Jiménez. 2009. Content and Language Integrated Learning Evidence from Research in Europe. Bristol: Multilingual Matters.
- Emka, Heru. (2002). Roro Jonggrang (cerita rakyat dari Jawa Tengah). Semarang: Krisna Sakti.
Daftar Rujukan Gambar
A. Beranda
- https://batikomahlaweyan.com/warisan-budaya-indonesia-yang-diakui-unesco/
- https://www.jawapos.com/ekonomi/09/09/2021/toraja-international-festival-2021-dukung-pertumbuhan-ekonomi-toraja/
- https://bahassemua.com/pengertian-kebudayaan/
- https://binus.ac.id/2021/05/binus-language-center-mudahkan-mahasiswa-asing-belajar-bahasa-indonesia-melalui-program-bipa/
B. Sastra BIPA
- https://portalmajalengka.pikiran-rakyat.com/jawa-barat/pr-832914031/keren-22-kebudayaan-jawa-barat-ini-menjadi-warisan-budaya-tak-benda-indonesia-2021