EVALUASI
EVALUASI
Museum Gedung Arca: Simpan Benda Peninggalan Sejarah Peradaban Manusia Tahun 1945 hingga 1950
Sumber: https://www.tempatwisata.pro/wisata/Museum-Negeri-Sumatera-Utara
Museum Negeri Provinsi Sumatera Utara atau biasanya dikenal dengan nama Gedung Arca, berlokasi di Jalan H. M. Joni No. 15, Medan yang berjarak sekitar 35 km dari Bandara Kualanamu, 25 km dari pelabuhan laut Belawan, dan sekitar 3 km dari pusat pemerintahan kantor gubernur Sumatera Utara. Museum Negeri ini diresmikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Dr. Daoed Yoesoef, pada tanggal 19 April 1982, dimana peletakan koleksi pertama di dalam gedung dilakukan oleh Presiden Republik Indonesia pertama, Ir. Soekarno pada tahun 1954. Koleksi yang diletakkan berupa makara, maka dari itu museum ini dikenal dengan nama Gedung Arca.
Museum Gedung Arca Medan Komplek Museum Negeri Sumatera Utara ini memiliki lahan seluas 10.468 meter persegi, dimana halaman kanan kiri ditumbuhi bunga-bunga, area parkirnya luas, dan bagian depan bangunan dihiasi dengan rumput hijau. Ada terpajang dua buah meriam di halaman depan museum dan bagian atap depan bangunan tersebut terdapat ornamen khas suku di Sumatera Utara seperti Nias, Melayu, Pak-Pak, Simalungan, Toba, Karo, dan Mandailing. Sedangkan di bagian dinding depan museum, ada menampilkan gambaran suku-suku dan pahlawan asal Sumatera Utara.
Berdasarkan koleksi yang dimiliki, Museum Negeri Provinsi Sumatera Utara dapat dikategorikan sebagai museum umum. Sebagian besar koleksinya berasal dari daerah Sumatera Utara yang berupa benda-benda peninggalan sejarah budaya, mulai dari masa pra-sejarah, klasik pengaruh Hindu-Buddha, Islam, hingga sejarah perjuangan masa kini. Hingga tahun 2005, Museum Negeri Provinsi Sumatera Utara telah menyimpan kurang lebih 6.799 koleksi.
Museum Negeri Provinsi Sumatera Utara memiliki delapan ruang galeri yang terdiri dari: Ruang Masa Prasejarah, Kebudayaan Sumatera Kuno, Masa Kerajaan Hindu-Buddha, Masa Kerajaan Islam, Masa Kolonialisme, Ruang Gubernur, Ruang Masa Perjuangan Kemerdekaan, dan Masa Prasejarah. Menampilkan jejak dari peradaban awal masyakarat Sumatera Utara, mulai dari masa megalitik tua hingga masa perundagian. Koleksi yang ditampilkan meliputi temuan budaya megalit seperti peti mati dari batu (sarkofagus), benda-benda religi berupa patung batu dan kayu, tongkat perdukunan, wadah obat dari gading, serta koleksi naskah Batak Kuno yang ditulis pada kulit kayu yang disebut Pustaha Laklak. Selain itu, terdapat nisan peninggalan Islam yang memiliki corak khas Batak, beberapa Al-Qur’an dan naskah Islam tua yang ditulis dengan tangan juga dapat ditemukan di ruangan Kerajaan Islam. Serta ada juga diletakka sebuah replika Masjid Azizi di Medan, masjid ini tepatnya berada di Tanjung Pura, Langkat yang merupakan negeri kelahiran Amir Hamzah.
Sumber: https://sejarahlengkap.com/bangunan/sejarah-museum-gedung-arca-medan dengan pengubahan
Jawablah pertanyaan di bawah ini!
1. Di mana lokasi Museum Gedung Arca?
2. Kapan museum ini diresmikan?
3. Berapa luas lahan museum Gedung Arca?
4. Berapa banyak ruangan galeri yang terdapat di Museum Gedung Arca?
5. Berada di ruang manakah naskah Islam tua yang ditulis dengan tangan?